Kolaborasi Lintas Daerah: Studi Tiru ILP Puskesmas Kranggan di Puskesmas Plantungan Berlangsung Hangat

Kolaborasi Lintas Daerah: Studi Tiru ILP Puskesmas Kranggan di Puskesmas Plantungan Berlangsung Hangat Kolaborasi Lintas Daerah: Studi Tiru ILP Puskesmas Kranggan di Puskesmas Plantungan Berlangsung Hangat

Plantungan, 6 Desember 2025 — Suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif mewarnai kegiatan studi tiru Penerapan Integritas Layanan Primer (ILP) yang dilakukan oleh Puskesmas Kranggan, Kabupaten Temanggung, ke Puskesmas Plantungan, Kabupaten Kendal. Kunjungan ini menjadi ajang pembelajaran bersama dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Rombongan dari Puskesmas Kranggan disambut langsung oleh jajaran Puskesmas Plantungan bersama perwakilan Kecamatan Plantungan. Agenda diawali dengan pemaparan terkait implementasi ILP yang telah dilaksanakan di Puskesmas Plantungan. Dalam sesi tersebut, tim Puskesmas Plantungan menjelaskan berbagai inovasi layanan, strategi peningkatan mutu, serta praktik tata kelola yang berhasil diterapkan dalam upaya memperkuat integritas pelayanan.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan pertukaran pengalaman terkait penguatan manajemen layanan, pelibatan masyarakat, serta upaya membangun budaya kerja yang jujur dan profesional. Puskesmas Kranggan secara khusus menggali praktik baik dalam pengelolaan pelayanan berbasis integritas yang telah menjadi komitmen Puskesmas Plantungan.

Pada sesi inti kegiatan, Camat Plantungan, M. Muchorobin HS, S.H., M.Si., hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan pandangan strategis terkait pentingnya integritas dalam layanan primer. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang berintegritas bukan hanya menyentuh aspek administrasi semata, tetapi juga menyangkut sikap, nilai, dan budaya kerja setiap petugas kesehatan.

“Puskesmas adalah pintu pertama masyarakat dalam menerima layanan kesehatan. Karena itu, integritas harus hadir dalam setiap proses kerja, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi layanan. Pelayanan yang jujur, terbuka, dan profesional adalah fondasi kepercayaan masyarakat,” jelas Camat Plantungan.

Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan penerapan ILP membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah desa, kecamatan, kader kesehatan, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum memiliki peran penting dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang saling mendukung. Dengan kerja bersama, mutu pelayanan dapat meningkat lebih cepat dan berkelanjutan.

Kegiatan studi tiru ini ditutup dengan diskusi terbuka, sesi tanya jawab, dan foto bersama sebagai simbol persahabatan dan komitmen penuh kedua instansi dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan. Pertukaran pengetahuan ini diharapkan dapat memperkaya perspektif masing-masing puskesmas dalam mengembangkan inovasi pelayanan yang lebih baik.

Pemerintah Kecamatan Plantungan menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya peningkatan pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan. Dengan penguatan integritas dan kolaborasi yang berkesinambungan, pelayanan kesehatan yang responsif, berkualitas, dan berpihak pada masyarakat dapat terus diwujudkan demi kesejahteraan bersama.