Dalam rangka mendukung implementasi Asta Protas (Asta Prioritas) Kementerian Agama, kegiatan Penanaman 4.000 Pohon dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Kabupaten Kendal pada Kamis (18/6/2026). Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan berada di Dusun Dawuhan RT 002 RW 002 Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kendal, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Plantungan, serta Pemerintah Desa Gentinggunung sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal yang berhalangan hadir diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Solahuddin, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta menjelaskan bahwa program penanaman pohon merupakan bagian dari implementasi Asta Protas Kementerian Agama yang bertujuan menguatkan ekoteologi, yakni mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan. Menurutnya, menjaga dan merawat alam merupakan bagian dari pengamalan ibadah dan wujud tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa gerakan penanaman pohon ini bertujuan membangun kesadaran lingkungan di lingkungan kerja Kementerian Agama, satuan pendidikan, maupun rumah ibadah. Selain itu, program ini juga menjadi salah satu upaya dalam merespons perubahan iklim serta menjaga keseimbangan ekosistem melalui peningkatan kualitas lingkungan hidup. Keberadaan pohon diharapkan memberikan manfaat ekologis berupa penyediaan oksigen, perbaikan kualitas udara, serta membantu mencegah terjadinya bencana lingkungan.
Kegiatan Penanaman 4.000 Pohon dilaksanakan di tiga wilayah di Kabupaten Kendal, dengan Desa Gentinggunung memperoleh alokasi sekitar 1.600 bibit pohon. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Kendal, di antaranya pegawai KUA, guru Pendidikan Agama Islam, guru madrasah, perwakilan siswa MI, MTs, dan MA se-Eks Kawedanan Selokaton, serta Kelompok Tani Sido Maju Desa Gentinggunung. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam semakin tumbuh di tengah masyarakat. Penanaman pohon tidak hanya menjadi simbol penghijauan, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mewariskan lingkungan yang sehat dan lestari bagi generasi mendatang, sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama dalam membangun kehidupan yang harmonis antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual.
{AIF}